Ini Alasan Korban Tendangan TNI di Stadion Kanjuruhan Malang Tolak Tawaran Pangdam V Brawijaya Untuk Jadi TNI

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 14:12 WIB
Ini Alasan Korban Tendangan TNI di Stadion Kanjuruhan Malang Tolak Tawaran Pangdam V Brawijaya Untuk Jadi TNI (Twitter/@Android_AK_47)
Ini Alasan Korban Tendangan TNI di Stadion Kanjuruhan Malang Tolak Tawaran Pangdam V Brawijaya Untuk Jadi TNI (Twitter/@Android_AK_47)

 

JemberNetwork.com - Saat terjadi tragedi terbunuhnya ratusan orang di stadion Kanjuruhan Malang, banyak beredar foto kekerasan yang dilakukan aparat terhadap penonton yang turun ke lapangan.

Salah satu foto yang disorot adalah foto TNI yang melakukan kekerasan kepada suporter yang merupakan Aremania.

Rupanya pelaku kekerasan terhadap suporter oleh TNI tersebut identitasnya sudah diketahui.

Pangdam V Brawijaya yakni Mayjend TNI Nurcahyanto kemudian berinisiatif mendatangi rumah salah satu suporter Arema FC yang ditendang prajuritnya ketika di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: Coretan 1312 Penuhi Dinding Stadion Kanjuruhan Malang, Apa maksudnya?

Hazemi Rafsanjani atau Raffi (16) merupakan warga Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang merupakan salah satu korban kekerasan TNI yang terekam kamera  yang kemudian viral di media sosial.

Mayjen TNI Nurcahyanto kemudian mendatangi rumah Raffi dengan niat meminta maaf atas apa yang dilakukan salah satu prajuritnya kepada dirinya.

Menurut pengakuan Isrotul, ibu dari Hazemi mengatakan bahwa rupanya Nurcahyanto datang ke rumahnya tidak hanya untuk meminta maaf tetapi juga menanyakan kepada putranya Raffi apa cita-citanya dan menawari remaja 16 tahun itu menjadi TNI.

Tetapi kala itu Raffi menolak dan mengatakan bahwa cita-citanya ingin menjadi wirausahawan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X