Kisah Tragis Kematian Mahsa Amini, Disiksa Hingga Tewas Karena Aturan Moralitas Iran

- Kamis, 22 September 2022 | 19:53 WIB
Kisah Tragis Kematian Mahsa Amini, Disiksa Hingga Mati Karena Aturan Moralitas Iran (Kolase foto-foto m.soundcloud.com, Arab News, center for freedom, the guardian, tren.news,  the US S)
Kisah Tragis Kematian Mahsa Amini, Disiksa Hingga Mati Karena Aturan Moralitas Iran (Kolase foto-foto m.soundcloud.com, Arab News, center for freedom, the guardian, tren.news, the US S)

JemberNetwork.com - Iran hari ini diwarnai aksi para wanita melakukan pembakaran jilbab sebagai bentuk protes atas kematian Mahsa Amini. Selain itu mereka juga melakukan aksi memotong rambut dengan gaya sangat pendek. 

Mahsa Amini merupakan seorang wanita muda yang mengalami kejadian tragis. Ia meninggal setelah ditangkap oleh polisi moralitas Iran di Teheran atas tuduhan melanggar aturan pemakaian jilbab yang berlaku di Iran

Mahsa Amini ditangkap pada hari Selasa. Sebelum meninggal, ia dibawa ke rumah sakit dan meninggal pada hari Jumat di Teheran Utara. 

Wanita yang berasal dari Saquez provinsi Kurdistan ini ditangkap ketika mengunakan mobil saudara laki-lakinya. Saat itu Mahsa Amini sedang mengunjungi keluarganya yang ada di Ibu Kota. 

Terdapat beberapa pukulan di kepalanya. Sang Ayah menceritakan bahwa Mahsa Amini, dipukuli sampai mati saat di dalam penjara. 

Baca Juga: Isu Teknis Wajib Militer BTS, Berdampak Harga Saham HYBE Yang Naik Turun

Dilansir JemberNetwork.com dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul Protes Kematian Mahsa Amini, Wanita Iran Ramai-ramai Gunting Rambut dan Bakar Hijab, keluarga dari Amini juga mengatakan bahwa petugas memukulnya di mobil polisi, setelah penangkapannya menurut saksi mata. Tetapi polisi menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakatan Amini meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit karena mengalami serangan jantung.

Pejabat tinggi telah menjanjikan penyelidikan penuh termasuk Presiden Ebrahim Raisi, menelpon keluarga Amini pada hari Minggu untuk meyakinkan mereka bahwa kematiannya akan diselidiki.

“Putri anda, seperti putri saya sendiri, dan saya merasa bahwa kejadian ini terjadi pada salah satu orang yang saya cintai,” katanya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X