Pagar Gaib Tubuh untuk Penolak Santet dan Ilmu Hitam dan Bacaanya Menurut Mbah Yadi

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:15 WIB
Ilustrasi pemilik pagar gaib menurut Primbon Jawa (Pixabay/Susan_le4sum)
Ilustrasi pemilik pagar gaib menurut Primbon Jawa (Pixabay/Susan_le4sum)

JemberNetwork.com - Akhir-akhir ini kita sering mendengar kasus orang sakit tapi ketika di bawa ke dokter penyakitnya tidak bisa di deteksi. Lalu kemudian dibawa ke orang pintar dan benar saja sakit yang di derita pasien bukanlah sakit biasa tapi terkena santet atau guna-guna yang datangnya dari hal gaib.

Ketika orang ingin menyakiti dengan segala cara maka tak ada salahnya jika kita juga memagari diri dengan hal yang gaib pula. Gunanya untuk memagari diri kita dari orang berniat jahat.

Pagar gaib merupakan pagar tak kasat mata yang mampu menangkal dan melindungi badan atau diri seseorang dari gangguan sihir ilmu hitam dan ancaman fisik lainya. Meski tak terlihat, pagar gaib umumnya dapat dirasakan auranya atau bahkan bisa dipantau seseorang yang ahli dalam ilmu supranatural.

Baca Juga: Tanaman Hias Ini Ternyata Berguna Untuk Pagar Gaib Penangkal Santet di Rumah Menurut Primbon Jawa, Simak!

Pagar gaib itu tidak bisa kita dapat begitu saja tetapi harus melewati serangkaian  'lelaku'. Kekuatan energi dari pagar gaib dapat membentengi diri seseorang sehingga segala hal gangguan dari makhluk halus, ilmu hitam bahkan ancaman fisik tidak akan bisa melukai dirinya.

Dilansir dari JemberNetwork.com dikutip dari kanal YouTube Mbah Yadi disebutkan ada beberapa lelaku yang harus dilakukan ketika kita ingin bisa menolak tenung, sihir, santet, dan ilmu hitam lainnya. 

Mbah Yadi menyebutkan untuk bisa menguasai ilmu tersebut, anda diharuskan melakukan tirakat dan doa-doa tertentu selama tujuh hari tujuh malam.

Baca Juga: Kenali Ciri-ciri Orang yang Memiliki Pagar Gaib! Salah Satunya Tidak Bisa Diramal

Puasa tersebut merupakan Puasa putih. Puasa ini dilakukan selama 7 hari 7 malam. Selama proses tirakat tersebut hanya boleh makan nasi putih dan minum air putih pada sore hingga waktu sahur. Siang hari puasa sambil meramalkan doa-doa tertentu.

Halaman:

Editor: A Setiawan

Sumber: youtube Esa Production

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X